Kelompok 12 :
1.Frisca Amedia ( 4201419067)
2.Herlina Priyatna (4201419090)
SISTEM PERIODIK UNSUR
Teman-teman
semua tentu saja tidak asing bukan bagi kalian setelah membaca judul tadi ?? ya
betul sekali sistem periodic unsur. Santuyy teman teman semua jangan panik,
tidak ada masalah yang tidak bisa dipecahkan kaann. Yuk kita bahas sedikit demi
sedikit ya teman teman.
A.PENGERTIAN
Sebelum
membahas lebih lanjut mengenai periodic unsur, tentu saja kita harus mengetahui
Pengertiannya terlebih dahulu. Apa si sistem periodik unsur itu? Jadi,
sistem periodic unsur merupakan suatu susunan yang didasarkan pada nomor atom
nomor massa, dan kemiripan sifat-sifat yang dimiliki dari atom tersebut.
B.PENGGOLONGAN
UNSUR
1. Logam
Golongan ini diantaranya
besi,magnesium,perak,tembaga,seng,dll.Golongan ini pada suhu kamar umumnya padat,berkilauan jika terkena sinar matahari,penghantar panas
dan listrik,lunak dapat ditempa , dan ulet dapat direganggkan.
2.Non Logam
Golongan ini kurang dikenal dalam
kehidupan sehari-hari,karena kebanyakan terdapat dalam keadaan terikat sebagai
senyawa.Contoh golongan ini adalah karbon.belerang,fosfor,nitrogen,brom,oksigen
hydrogen,klor,dll.Umumnya bersifat gas,seperti hydrogen,nitrogen,dan oksigen ,
ada yang padat seperti karbon,belerang,dan fosfor,ada pula yang cair seperti brom.
Kerapatannya
rendah,rapuh,tidak dapat ditempa atau direganggkan.
3. Metaloid
Golongan ini mempunyai sifat-sifat
dan kimia di antara kedua golongan diatas.Termasuk golongan ini adaah silicon,boron,arsen,tellurium.Golongan
ini terkenal dengan sifat semikonduktrnya dan penting dalam industry barang
elektronik.
C.SISTEM
PERIODIK
Sistem periodic unsur adalah pengelompokan
unsur-unsur berdasarkan kemiripan sifat-sifatnya agar mudah untuk dipelajari.
1.Sistem Triad
Pengelompokan unsur-unsur paling
sederhana mula-mula ditemukan oleh Deboreiner.Ia mengelompokkan tiga unsur
dalam tiap kelompok ,yang memiliki sifat-sifat yang mirip.Karena caranya inilah
maka disebut Sistem Triad. Ketiga unsur dalam tiap kelompok itu ternyata
memiliki hubungan dalam massa atomnya.Massa atom unsur yang ditengah = 1/2 jumlah
massa atom dua unsur yang lain.
2.Hukum Oktaf Newlands
John Newland menemukan hubungan
antara sifat-sifat unsur dengan massa atom relative.Menurut kemiripan
sifay-sifatnya, Newlands membagi unsur-unsur menjadi 7 kelompok dan diurutkan
menurut kenaikan massa atom realtifnya . Jadi, dengan cara begini maka urutan
unsur yang ke-8 akan memiliki sifat unsur yang pertama atau dengan kata lain ,sifat
unsur yang sama akan terulang secara periodic pada urutan ke-8. Inilah
sebabanya,kesimpulan penelitian Newlands disebut Hukum Oktaf ( okta 8 ).
Li Be B C N O F
Na Mg Al Si P S Cl
K Ca Cr Ti Mn Fe
3.Sistem Periodik Unsur Mendeleyev
Bila unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan
massa atomnya maka sifat unsur aka berulang secara periodic.
Dengan daftar
Sistem Periodik unsur Mendeleyef ini dapat diketahui :
a)
Perubahan sifat yang teratur dari unsur-unsur
dalam satu golongan ke golongan lain.
b) Hubungan antara
valensi tertinggi unsur dengan nomor gologannya.
c) Ramalan
sifat-sifat unsur yang belum diketahui pada saat itu.
d)
Daftar ini tidak hanya berubah walaupun unsur-unsur
gas mulia telah ditemukan
4.Sistem Periodik Modern
Sejak percobaan sinar X yang dilakukan
oleh Mosley terhadap berbagai unsur,maka unsur-unsur dalam daftar system periodic
unsur disusun menurut nomor atomnya,bukan massa atom relatifnya.
Hukum
keperiodikan unsur untuk menyusun daftar ini berbunyi :
Sifat-sifat unsur adalah fungsi periodic dari
nomor atomnya.
D.PENGGOLONGAN
UNSUR MENURUT STRUKTUR ELEKTRON
Dengan memperhatikan struktur electron unsur,yakni
pengisian electron pada sub-sub kulit terakhirnya , maka unsur dapat dibagi
dalam 4 blok,yakni :
F.SIFAT
KEPERIODIKAN UNSUR
Kemiripan
Horisontal,Vertikal,Diagonal
Jadi,
sistem periodik unsur juga tentunya dikelompokkan menjadi kemiripan horizontal,vertical,
dan diagonal. Kemiripan horizontal
terjadi antara unsur-unsur dalam 1 periode. Pasti kalian bertanya kan apasi
periode itu ? periode merupakan bagian
dari sistem periodik unsur yang terletak pada posisi horizontal. Kemiripan vertical
terjadi pada unsur-unsur satu golongan akibat struktur dan jumlah electron valensi
yang sama.Sedangkan pengertian golongan sendiri merupakan bagian dari sistem
periodic unsur yang tempatnya terletak pada posisi vertikal.Kemiripan diagonal
terjadi pada unsur-unsur yang terletak pada arah diagonal dari kiri ke kanan
bawah.Sebagai akibat jari-jari atom,ion,dan elektronegatifitas yang sama.
Untuk
lebih mudahnya kalian dapat melihat gambar dibawah ini
I. Jari-jari atom
Reduktor
Kereaktifan
Logam
Basa
Titik
Didih /Titik Leleh
II.
Energi Ionisasi (EI)
Afinitas
Elektron ( AE)
Keelektronegatifan
(KN)
Oksidator
Kereaktifan Non
Logam
Asam Oksidasi
Titik
Didih/Titik Logam
Keterangan :
1.
Jari-Jari atom (r) = jarak dari inti atom
sampai kulit terluar
2.
Energi Ionisasi ( EI ) = Energi yang diperlukan
jika atom melepaskan electron yang membentuk ion + .
3.
Afinitas Elektron ( AE) = Energi yang menyertai
jika atom menangkap electron membentuk ion - .
4.
Keelektronegatifan ( KN ) = Kecenderungan suatu
atom untuk menarik electron dalam ikatan kimia
G.KONFIGURASI
ELEKTRON
Digunakan untuk menentukan letak suatu unsur
dalam table periodik.
v Jumlah electron
valensi menyatakan no.golongan
v jumlah kulit menyatakan
no.periode.
Penetapan golongan untuk :
v Gol.utama
ditentukan dengan konfigurasi electron pada kulit elektronnya.
v Gol.transisi
ditentukan dengan konfigurasi electron menurut prinsip Aufbau
A.Prinsip
Aufbau
Elektron menempari pada orbital dimulai dari energy
terendah ke energy yang lebih tinggi.
B.Aturan Hund
Dalam pengisian orbital yang setingkat electron-elektron
cenderung tidak berpasangan sebelum semua orbital terisi penuh oleh electron.
C.Prinsip
Larangan Pauli
Prinsip ini menerangkan bahwa dalam
satu atom tidak boleh ada dua electron yang mempunyai keempat bilangan quantum
(n,l,m,s), yang sama.Jadi setiap orbital hanya dapat berisi dua electron dengan
arah spin yang berlawanan.
1.
Bilangan Kuantum utama ( n ) menunjukkan kulit
atomnya.
2. Bilangan
Kuantum Azimuth ( l ) menunjukkan sub kulitnya ( s,p,d,f )
3. Bilangan
Kuantum Magnet ( m ) menunjukkan orientasi orbitalnya.
4. Bilangan
Kuantum Spin ( s) menunjukkan perputaran
electron ( rotasi )
Bilangan Kuantum :
n= 3
l = 0
s = - 1/2
*Untuk (s ) Jika arah panah menunjukkan ke atas maka
nilai +1/2
*Untuk (s ) Jika arah panah menunjukkan ke bawah
maka nilai -1/2
D.Aturan Penuh
dan setengah penuh
Sub kulit d cenderung penuh ( d 10) atau
setengah penuh d 5cenderung lebih stabil.
Setelah
kita membahas mengenai komponen-komponen
yang ada di sistem periodic tersebut, selanjutnya kita akan membahas mengenai
hal yang lebih lanjut yaitu mengenai gelombang elektromagnetik. Biasanya
gelombang di simbolkan dengan (λ) dan berhubungan dengan frekuensi dan
kecepatan (c).
Gelombong x frekuensi = kecepatan
Selanjutnya
kita akan membahas mengenai gelombang sprektum
Dimana
m dan n memiliki hubungan m>n. jika m=1 merupakan lyman series. Jika m=2
merupakan balmer series. Dan jika m=3 merupakan paschen series.
Setelah kita mempelajari gelombang spectrum kita kan beralih ke konstanta plank
dengan angka 6.626 x10-34. Tentu saja memiliki hubungan sebagai berikut
h
merupakan konstanta plank, E merupakan energy, c kecepatan, dan lamda adalah
panjang gelombang.
Catatan
penting temaan teman semua perlu diingat kalau semakin ke kanan maka energy
yang dihasilkan semakin tinggi, dan sebaliknya.
Dari materi yang kami sampaikan dapat disimpulkan :
Sistem periodic unsur merupakan
suatu susunan yang didasarkan pada nomor atom nomor massa, dan kemiripan sifat-sifat
yang dimiliki dari atom tersebut.sistem periodik unsur memiliki pembagian yang
terdiri dari 2 hal sebutan yaitu periode dan golongan.
Gelombang
elektromagnetik biasanya gelombang di simbolkan dengan (λ) dan berhubungan
dengan frekuensi dan kecepatan (c).Gelombong(λ) x frekuensi = kecepatan(c).
selanjutnya terdapat gelombang sprektum
terdapat Energi yang
berhubungan dengan kosntanta plank yaitusemakin ke kanan maka energy yang dihasilkan semakin tinggi, dan sebaliknya.
Penulis Konten :
1.Frisca Amedia
2.Herlina Priyatna Illustrator : Herlina Priyatna
Editor : Herlina Priyatna













Tidak ada komentar:
Posting Komentar